Update

Cara Mencegah penyakit Jantung dengan Pola Hidup Sehat



1). Memperhatikan pola makan sehat 

Makanan yang kita konsumsi sebaiknya makanan yang rendah lemak atau tanpa lemak, makanan yang digoreng sebaiknya dikurangi, mengolah makanan dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang lebih aman untuk dikonsumsi, susu, keju, dan mentega sebaiknya pilih yang rendah lemak, jika makanan harus diolah dengan cara digoreng, minyak zaitun merupakan pilihan yang tepat untuk menggoreng, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan mentega merupakan lemak jenuh yang sebaiknya dihindari untuk menggoreng, makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi dapat berbahaya bagi jantung, misal softdrink. Makanan yang mengandung kolesterol tinggi juga sebaiknya dihindari misal jeroan, hati, telur dan seafood. Apa saja makanan pencegah jantung koroner?

Apel banyak mengandung serat pectin dan vitamin C, kandungan apel tersebut mampu mencegah kanker menurunkan kadar kolesterol darah dan antioksidan, mengkonsumsi 1 buah apel setiap hari berarti kita sudah mendapatkan 20% serat yang diperlukan oleh tubuh.

Anggur merah mengandung flavonoid yang dapat memperlancar aliran darah di dalam tubuh, mencegah reaksi oksidasi kolesterol serta mengurangi terbentuknya plak di pembuluh darah, meminum satu hungga 2 jus anggur setiap hari dapat menjaga jantung tetap sehat.

Bawang putih mengandung senyawa kimia dan ajoene dan licin, Senyawa-senyawa tersebut berperan mengurangi kadar  kolesterol dalam darah, mencegah pembentukan plak, dan mengikis sumbatan pada pada pembuluh darah arteri. Berdasarkan penelitian mengkonsumsi setengan atau satu siung bawang putih selama sebulan mampu mengurangi kadar kolesterol darah sebanyak 9%.

Wortel mengandung beta karoten dan kalsium pektat, senyawa-senyawa tersebut berguna untuk mencegah oksidasi kolesterol, sehingga dapat membantu mencegah terbentuknya plak pada pembuluh darah arteri, Berdasarkan penelitian mengonsumsi 700 gr wortel selama tiga minggu dapat menurunkan kadar kolesterol sebanyak 11%.

Kacang tanah mengandung senyawa pectin, stanol ester dan vitamin E senyawa-senyawa tersebut berguna untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan cara mencegah penyerapan kolesterol di dalam tubuh, mengonsumsi tempe sebanyak 25 gr setip hari cukup dapat menurunkan kalesterol dalam darah.
 

2). Berhenti merokok
Merokok merupakan kebiasaan yang sulit ditinggalkan bagi sebagian orang padahal kebiasaan merokok sangat membahayakan bagi kesehatan termasuk kesehatan jantung setiap satu batang rokok yang dibakar akan mengeluarkan 4000 bahan kimia diantaranya ammonia, hydrogen sianida, nitrogen oksida, formaldehid, fenol, priding dan methanol. Senyawa-senyawa tersebut sangat berbahaya karena meracuni tubuh, selain itu terdapat komponen utama dalam asap rokok yang berbahaya berupa karbon monoksida, nikotin dan tar oleh karenanya menghentikan kebiasaan merokok sangat berperan  dalam menjaga tubuh sehat termasuk jantung yang sehat.

3). Menghindari stres 
 
Stres dapat dialami seseorang ketika dirumah atau di tempat kerja pada saat seseorang mengalami stres tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol, hormone ini akan menyebabkan pembuluh darah menjadi kaku selain itu, hormone norephinephrin juga akan diproduksi saat tubuh stres, hormon ini menyebabkan naiknya tekanan darah, gangguan terhadap pembuluh darah dan tekanan darah akan menyebabkan timbulnya penyakit jantung.

4). Menjaga tekanan darah
Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit jantung, hipertensi dapat melukai dinding arteri selaian itu hipertensi juga memungkinkan kolesterol lipoprotein tensitas rendah (LDL) memasuki saluran arteri dan meningkatkan penimbunan plak oleh karena itu menjaga agar tubuh tidak terkena tekanan darah tinggi dapat menjaga jantung tetap sehat.
5). Menghindari obesitas  atau kegemukan
Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan lemak dan tekanan darah, diet lemak jenuh dan kolesterol dapat menjadi pilihan untuk menghindari atau menangani obesitas.

6). Olahraga secara teratur
Pilihan kegiatan berolahraga ada bermacam-macam, olahraga yang menjadi pilihan tak harus mahal, olahraga ringan, tidak bersifat kompetisi dan tidak terlalu berlebihan dapat menguatkan kinerja jantung dan melancarkan peredaran darah ,misal jalan kaki, jalan cepat atau joging dan lari.
7). Mengonsumsi antioksidan
Asap kendaraan bermotor, asap rokok dan berbagai polusi udara menimbulkan radikal bebas dari dalam tubuh, radikal bebas tersebut dapat menjadi terbentuknya endapan pada pembuluh darah, endapan ini dapat menimbulkan penyumbatan, kandungan radikal bebas di dalam tubuh tersebut dapat dikeluarkan dengan adanya oksidan, antioksidan berfungsi menangkap radikal bebas dan membuangnya, antioksidan terkandung dalm berbagai jenih buah-buahan dan sayuran misalnya  wortel, brokoli, jeruk dan jambu biji.
Daun sukun untuk obat jantung
Daun sukun dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengobati penyakit jantung, ambilah satu lembar daun sukun tua yang masih menempel dipohon. Daun sukun tua mempunyai kandungan kimia yang maksimal, Cucilah daun tersebut hingga bersih, lalu jemurlah hingga kering, rebus daun sukun dengan lima gelas air hingga mendidih dan tersisa separuhnya. Tambahkan air matang ke dalam sisa rebusan hingga mencapai volume lima gelas, Saringlah hasil rebusan daun sukun yang telah ditambah air matang tersebut, rebusan daun sukun siap untuk diminum, perlu diingat rebusan daun sukun tidak boleh disisakan untuk diminum keesokan harinya.

Sumber Referensi:

https://www.sehatq.com/artikel/berbagai-hal-yang-harus-dilakukan-untuk-mencegah-penyakit-jantung  
https://lifestyle.kompas.com/read/2010/04/15/07282443/daun.sukun.pelindung.jantung




loading...

Tidak ada komentar